Dirinya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan positif seperti ini, terlebih karena berdampak langsung pada masyarakat.

“Kegiatan akan berhasil jika mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kami juga melihat keterlibatan UMKM sebagai nilai tambah bagi perekonomian desa,” tutur Sahtiar.

Sahtiar mengingatkan seluruh tim agar menjaga sportivitas dan ketertiban selama kompetisi berlangsung.

“Junjung tinggi sportivitas dan profesionalisme. Jangan sampai ada hal-hal yang merusak jalannya turnamen dari awal hingga akhir,” tegasnya.

Rewak Cup II tidak hanya menjadi ajang persaingan di lapangan hijau, tetapi juga diharapkan mampu mempererat hubungan antarwarga, menumbuhkan semangat generasi muda dalam olahraga, serta menjadi sarana mencari bibit atlet sepak bola potensial di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, turnamen ini diharapkan berjalan sukses dan berkelanjutan sebagai agenda tahunan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.