HARIANMEMOKEPRI.COM – Turnamen sepak bola Rewak Cup II resmi bergulir di Lapangan Desa Rewak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (17/4/2026).

Sebanyak 43 tim dari berbagai wilayah di Jemaja dan sekitarnya turut ambil bagian dalam ajang yang sempat vakum pada tahun 2025 tersebut.

Pembukaan turnamen berlangsung semarak dengan kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, bersama sejumlah pejabat daerah lainnya, unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Jemaja, serta tokoh masyarakat.

Suasana semakin meriah dengan penampilan siswa SD Negeri 05 Lembah Rewak serta atraksi drumband dari SMP Negeri 2 Jemaja menghibur masyarakat memadati lokasi kegiatan.

Ketua Panitia, Martin menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah desa dan BPD yang telah membantu terselenggaranya turnamen.

Martin juga mengapresiasi kerja keras panitia yang mempersiapkan kegiatan selama hampir dua bulan.

Kepala Desa Rewak, Deva Syafutra, menjelaskan turnamen ini sejatinya merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya yang sempat tertunda akibat keterbatasan anggaran.

“Seharusnya sudah masuk Rewak Cup III, namun karena efisiensi anggaran tahun lalu, kegiatan baru dapat dilaksanakan kembali tahun ini,” ungkapnya.

Ia mengakui berbagai keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri. Namun, melalui semangat gotong royong masyarakat, kebutuhan sarana dan prasarana seperti tribun penonton dapat terpenuhi.

Menurutnya, selain sebagai ajang olahraga, turnamen ini juga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan.

“Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya pelaku UMKM selama turnamen berlangsung,” ujar Deva Syafutra

Turnamen ini didukung anggaran APBDes 2026 sebesar Rp70 juta untuk hadiah, sementara biaya persiapan berasal dari keuntungan turnamen Rewak Cup I di tahun 2024.

Sekda Anambas, Sahtiar, secara resmi membuka turnamen dengan melakukan tendangan perdana.

Dalam sambutannya, Sahtiar mengapresiasi kekompakan panitia dan pemerintah desa dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Dirinya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan positif seperti ini, terlebih karena berdampak langsung pada masyarakat.

“Kegiatan akan berhasil jika mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kami juga melihat keterlibatan UMKM sebagai nilai tambah bagi perekonomian desa,” tutur Sahtiar.

Sahtiar mengingatkan seluruh tim agar menjaga sportivitas dan ketertiban selama kompetisi berlangsung.

“Junjung tinggi sportivitas dan profesionalisme. Jangan sampai ada hal-hal yang merusak jalannya turnamen dari awal hingga akhir,” tegasnya.

Rewak Cup II tidak hanya menjadi ajang persaingan di lapangan hijau, tetapi juga diharapkan mampu mempererat hubungan antarwarga, menumbuhkan semangat generasi muda dalam olahraga, serta menjadi sarana mencari bibit atlet sepak bola potensial di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, turnamen ini diharapkan berjalan sukses dan berkelanjutan sebagai agenda tahunan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.