HARIANMEMOKEPRI.COM – Suasana di Pelabuhan Berhala, Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas, mendadak gaduh pada Sabtu (2/5/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Sejumlah nelayan melakukan protes setelah tidak diizinkan mengirim hasil tangkapan ikan menggunakan kapal feri VOC tujuan Batam dan Tanjungpinang.

Insiden bermula saat kapal feri VOC datang dari Tarempa bersandar di Pelabuhan Berhala Letung dan hendak melanjutkan perjalanan menuju Batam serta Tanjungpinang dengan membawa penumpang.

Namun, para nelayan telah bersiap mengirim ikan justru dilarang membawa muatan mereka ke dalam kapal.

Salah seorang nelayan, Alizar, bahkan melakukan aksi protes dengan berorasi langsung di atas kapal feri. Ia mengaku kecewa terhadap kebijakan yang dinilai merugikan nelayan kecil.

“Kami ini nelayan kecil, hanya mencari makan. Ikan yang kami kirim tidak banyak, cuma satu kotak,” ujar Alizar dengan nada kesal.

Menurutnya, ikan merupakan komoditas mudah rusak sehingga seharusnya mendapat prioritas pengiriman, terlebih jadwal kapal kargo tidak setiap hari tersedia.