Namun demikian, ia optimistis berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi melalui semangat pembangunan yang diusung dalam tema Hari Jadi ke-18 Anambas, yakni “Melalui Semangat Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Anambas Ke-18, Kita Wujudkan Anambas Maju dan Berdaya Saing Melalui Inovasi Sumber Daya Manusia serta Pengembangan Pariwisata dan Perikanan Unggulan.”

Bupati menegaskan bahwa pembangunan SDM menjadi investasi utama bagi masa depan daerah.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Anambas tidak akan memberikan manfaat maksimal tanpa didukung masyarakat yang memiliki kemampuan dan daya saing.

“Kita harus melahirkan generasi Anambas yang cerdas, sehat, produktif, berkarakter, menguasai teknologi, dan memiliki daya saing. Anak-anak Anambas harus mampu menjadi guru, dokter, pengusaha, nelayan modern, pelaku pariwisata, peneliti, hingga birokrat dan pemimpin masa depan yang membanggakan,” katanya.

Selain pengembangan SDM, pemerintah daerah juga terus berupaya memperkuat sektor pariwisata dengan meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas wilayah.

Beberapa langkah yang akan terus didorong antara lain pengembangan Bandara Letung, penguatan pelabuhan penyeberangan, serta penyediaan fasilitas pendukung pariwisata.

Sementara itu, di sektor perikanan, pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan produktivitas nelayan, pengembangan rantai pasok, dan perluasan akses pasar hasil perikanan.

“Kita ingin nelayan Anambas tidak hanya menangkap ikan, tetapi juga memperoleh nilai ekonomi yang lebih tinggi dari setiap hasil laut yang dihasilkan melalui peningkatan produktivitas, penguatan rantai pasok, dan perluasan akses pasar,” jelasnya.