HARIANMEMOKEPRI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Hakim, melaksanakan kegiatan reses di Kampung Genting, Desa Air Bini, Kecamatan Siantan, pada Rabu (3/12/2025).

Kegiatan ini berlangsung hangat dan interaktif, menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum bagi warga untuk menyampaikan aspirasi serta kebutuhan pembangunan desa.

Sejak kegiatan dimulai, masyarakat Desa Air Bini terlihat antusias. Berbagai persoalan pembangunan disampaikan langsung kepada wakil rakyat tersebut.

IMG 20251204 WA0034
Abdul Hakim saat mendengarkan aspirasi masyarakat Desa Air Bini pada kegiatan Reses, Rabu (3/12/2025)

Salah satu keluhan utama datang dari sektor infrastruktur, terutama terkait kondisi pelabuhan desa yang dinilai sudah tidak layak.

Sekretaris Desa Air Bini, Erwin, mengungkapkan bahwa perbaikan pelabuhan sudah diajukan sejak 2020 namun belum terealisasi.

“Pelabuhan ini merupakan urat nadi masyarakat, khususnya nelayan. Ada bagian yang sudah rusak parah dan membahayakan pengguna. Kami berharap ini menjadi prioritas agar tidak menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.

Selain masalah pelabuhan, warga juga menyampaikan kebutuhan di sektor perikanan.

Seorang nelayan, Razi, berharap adanya bantuan rumpon untuk meningkatkan hasil tangkapan.

“Ikan sekarang seperti punya tempat favorit baru. Kalau ada rumpon, kami bisa kembali meningkatkan hasil tangkapan,” ucapnya sambil tersenyum.

Aspirasi lainnya datang dari warga yang meminta dukungan fasilitas kebersihan berupa kendaraan pickup untuk mengangkut sampah, guna menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih dan tertata.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hakim tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berdialog dengan warga. Suasana reses berlangsung akrab dengan sesi tanya jawab yang dinamis.

Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Anambas, Abdul Hakim menjelaskan arah pembangunan yang akan diperjuangkannya melalui pembahasan anggaran serta koordinasi dengan dinas terkait.

Ia memaparkan peluang penguatan pembangunan infrastruktur, ekonomi perikanan, hingga pembinaan sosial keagamaan.

“Aspirasi yang disampaikan hari ini bukan hanya catatan, tetapi menjadi dasar dalam memperjuangkan pembangunan Air Bini ke depan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun mendatang beberapa program bantuan sosial tetap menjadi prioritas, seperti insentif untuk imam masjid dan marbot, serta bantuan bagi para lansia.

Program ini dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kelompok masyarakat yang berperan penting dan membutuhkan dukungan.

Warga menyambut baik penyampaian tersebut dan menilai hal itu sebagai bagian dari upaya penguatan kesejahteraan sosial di desa.

Menutup kegiatan, Abdul Hakim mengajak masyarakat untuk tetap kompak dan aktif menyampaikan kebutuhan pembangunan.

“Membangun daerah bukan pekerjaan satu orang, tapi kerja bersama. Hari ini adalah langkah awal agar kita bisa melihat perubahan di Anambas beberapa tahun ke depan,” tutupnya.

Reses diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk mendorong pembangunan Desa Air Bini yang lebih baik dan berkelanjutan.