Ketika denting notifikasi gawai terus memberondong pikiran tanpa henti dari pagi hingga menjelang tidur, tubuh kita sebenarnya sedang memberikan sinyal kelelahan mental yang amat nyata namun sering kali diabaikan.
Banyak pekerja muda di kota-kota besar kini mulai menyadari betapa mahalnya harga sebuah ketenangan pikiran di tengah serbuan informasi digital yang datang membanjiri layar telepon pintar mereka setiap detik.
Fenomena menarik justru muncul ketika gelombang alih teknologi mulai bergeser ke arah perangkat minimalis yang sengaja dirancang tanpa aplikasi media sosial demi mengembalikan kendali hidup ke tangan pemiliknya secara utuh.
Apakah Anda pernah merasa terjebak dalam guliran layar tanpa akhir saat terbangun di tengah malam hanya karena dorongan impulsif untuk memeriksa pesan masuk yang sebenarnya bisa ditunda hingga besok pagi?
Tren Baru Teknologi Tenang di Tengah Kota
Konsep yang belakangan dikenal sebagai teknologi tenang ini mengajak masyarakat untuk kembali mengevaluasi hubungan emosional mereka dengan gawai cerdas yang selama ini lebih banyak menyita perhatian ketimbang memberi kebahagiaan autentik.

