Bayangkan Anda sedang duduk santai di sebuah kedai kopi daerah Senopati sambil menikmati segelas es kopi susu tanpa perlu membawa laptop berat yang memenuhi isi tas kerja Anda.
Kacamata pintar generasi terbaru berbasis komputasi spasial kini mulai mengubah lanskap gaya hidup masyarakat urban Jakarta yang menginginkan kemudahan bekerja dari mana saja tanpa sekat layar fisik.
Perangkat berbobot kurang dari lima puluh gram ini mampu memproyeksikan beberapa layar kerja melayang langsung di depan mata dengan tingkat kejernihan visual yang luar biasa memanjakan pandangan.
Kehadiran teknologi ini membuat meja kafe yang biasanya penuh sesak oleh kabel pengisi daya dan komputer jinjing kini tampak rapi serta lega bagi para pekerja kreatif.
Bagi mereka yang terbiasa bergerak cepat di tengah kepadatan lalu lintas ibu kota, fleksibilitas semacam ini jelas membawa angin segar yang mempermudah penyelesaian berbagai tugas harian.
Menyatu dengan Aktivitas Tanpa Mengganggu Interaksi Sosial
Berbeda dengan kacamata kaku pada generasi awal yang membuat penggunanya terlihat asing, desain perangkat tahun ini makin modis dan menyatu sempurna dengan gaya busana kasual sehari-hari.

