Sebuah fenomena psikologis yang sangat membingungkan kerap kali melanda kelompok masyarakat ketika ratusan orang mendadak merasakan gejala fisik yang sama tanpa adanya penyebab medis yang jelas.

Peristiwa ajaib ini sering kali dimulai dari satu individu yang mengalami kecemasan hebat lalu secara tidak sadar menularkan rasa takut tersebut kepada orang-orang di sekitarnya dalam waktu singkat.

Masyarakat perkotaan di berbagai daerah di Indonesia belakangan ini kerap menyaksikan kasus kesurupan massal di pabrik atau sekolah yang sebenarnya merupakan bentuk nyata dari gangguan stres traumatik kelompok.

Para ahli saraf menjelaskan bahwa otak manusia memiliki mekanisme unik untuk meniru respons emosional orang lain sebagai bagian dari evolusi pertahanan diri dari ancaman bahaya luar.

Ketika seseorang melihat rekan kerjanya mendadak jatuh pingsan atau berteriak histeris, sistem saraf pusat akan langsung mengirimkan sinyal bahaya yang memicu reaksi serupa pada tubuhnya sendiri.

Keadaan panik yang menjalar cepat ini tidak hanya memengaruhi kondisi mental semata, melainkan juga memicu simtom fisik riil seperti sesak napas, mual, hingga kejang otot yang sangat menakutkan.