Roby menjelaskan, Kenduri Durian bukan sekadar perayaan musim panen, tetapi merupakan simbol rasa syukur masyarakat Melayu atas limpahan rezeki, sekaligus media mempererat silaturahmi dan menjaga warisan budaya agar tetap lestari.

Sebelum festival berlangsung, sebanyak 600 peserta Bintan Trekking secara resmi dilepas menuju kawasan Gunung Bintan.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan potensi wisata minat khusus yang dimiliki Kabupaten Bintan.

Bupati Roby juga menyampaikan apresiasi kepada Zuriat Bentan, PT Royal Travel, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas adat, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya lokal.

Ia menegaskan bahwa Bintan tidak hanya memiliki panorama alam yang indah, tetapi juga kekayaan budaya Melayu dan produk unggulan berupa Durian Daun, varietas durian khas Bintan yang memiliki cita rasa dan karakteristik unik.