Harianmemokepri.com — Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang pada tahun 2023 ini akan melakukan penataan kawasan kuliner, Penataan kawasan tersebut bertujuan untuk dikembangkan sebagai wisata kuliner seperti yang telah dilakukan sebelumnya di kawasan Melayu Square.
Dalam penataan kawasan potong lembu, dinas PUPR telah menganggarkan sekitar Rp3,6 miliar, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Rusli.
Baca Juga: Misteri Dibalik Keindahan Air Terjun Madakaripura
Sebelumnya pemko telah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan juga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang. Penataan ini bertujuan untuk mengakomodir kepentingan para pedagang dan juga pengunjung dengan memberikan rasa aman dan nyaman saat beraktivitas.
“Mengingat lingkup pekerjaan yang cukup besar serta diperlukan koordinasi secara intens, maka kita berkolaborasi untuk mempercantik kawasan itu,” kata Rusli, Sabtu (14/2023).
Baca Juga: Misteri Gunung Tangkuban Perahu Jawa Barat
Walikota Tanjungpinang juga menginginkan kawasan potong lembu dapat menjadi simpul ekonomi masyarakat yang berkelanjutan. Pemko Tanjungpinang dan pemprov Kepri akan terus bersinergi untuk mewujudkan keinginan masyarakat, terutama para pedagang kuliner di kawasan potong lembu.
Rusli mengatakan, pihaknya juga telah melakukan penataan kawasan potong lembu dimulai dari kegiatan pemeliharaan berkala jalan dan perbaikan drainase Jalan Potong Lembu, berikutnya telah menyiapkan desain detail engineering design (DED) penataan kawasan potong lembu.

