Baca Juga: Berkunjung Ke Pulau Penyengat, Dubes UEA Abdulla Salem Dukung Pelestarian Kitab Dan Manuskrip Kuno

“Karena semua sudah dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga, Pil KB, Kelurahan dan Ibu – Ibu PKK. Kita hanya ingin melihat apakah menurunkan stunting atau tidak. Tapi kalau stunting di Tanjung Unggat hanya ada Bayi di bawah usia tahun (Baduta) sebanyak 8 orang,” ungkapnya.

Dari jumlah 8 orang itu, Wakil Walikota Tanjungpinang Endang Abdullah melanjutkan saat ini sedang dilakukan intervensi dengan pemberian makanan tambahan sekaligus pola gizinya. Ia bersyukur dalam penanganan stunting saat ini sudah semakin menurun dengan perlakuan khusus serta melakukan evaluasi setiap satu bulan sekali.

Baca Juga: Danrem 033 WP Salurkan Sarapan Merah Putih Serta Cek Kesiapan Kunjungan Presiden RI

“Alhamdulillah semakin hari makin menurun karena ada perlakuan itu, dan juga setiap satu bulan sekali kita evaluasi ternyata intervensi yang kita berikan kepada Baduta yang stunting ada peningkatan seperti kenaikan tinggi dan berat badan,” tutur Endang Abdullah.