Selain itu, Andri Rizal mengutarakan untuk mendukung program pemerintah pusat, petani jamur, madu, tahu dan peternak ikan di Sei Nyirih akan didorong dalam penguatan ketahanan pangan bergizi.

“Jadi disini kita arahkan menguatkan sentra ekonomi yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” ucapnya.

Sementara itu, petani jamur Budiono mengungkapkan bahwa selama ini jamur yang kelola bisa panen sekitar 4-5 Kg per hari. Jamur tersebut sering dijadikan makanan crespy.

“Sekali panen 4-5 Kg bang, banyak pihak hotel mencari jamur seperti ini untuk menggantikan makanan kacang dan dijadikan crespy,” pungkasnya.