HARIANMEMOKEPRI.COM — Curah hujan di Tanjungpinang diperkirakan cukup tinggi hingga akhir tahun nanti. Untuk itu dibutuhkan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Dalam mengantisipasi Curah hujan di Tanjungpinang, Pemerintah Kota Tanjungpinang siap fasilitasi penyediaan sarpras kebersihan, serta dukungan SDM untuk mendukung upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Baca Juga: Seorang Pemuda Tanjungpinang Diringkus Polisi Saat Menjual Sabu Di Wilayah Kijang Kota
Pj Walikota Tanjungpinang Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan partisipasi menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran drainase di kawasan pemukiman.
Setiap akhir pekan, Hasan telah menginstruksikan para camat dan lurah untuk melaksanakan gerakan kebersihan lingkungan bersama masyarakat.
Karena curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi hingga akhir tahun nanti, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Mari bersama kita jaga kebersihan saluran drainase, dan lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah bukan pada tempatnya,” ujar Pj Walikota Tanjungpinang Hasan usai meninjau pelaksanaan Pasar Murah di jalan Bandara, Sabtu (2/2023).
Kepedulian lingkungan, serta kekhawatiran Pj Walikota Tanjungpinang Hasan terhadap terjadinya genangan air dan banjir yang disebabkan oleh tersumbatnya saluran drainase menjadi atensi khusus.
Melalui sumber pembiayaan dana insentif daerah (DID), Hasan akan menurunkan 600 orang untuk membersihkan parit dan normalisasi drainase di beberapa titik rawan banjir.
Untuk mendukung keberhasilan kegiatan padat karya yang melibatkan ratusan personel itu, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan juga menyusun jadwal gerakan gotong royong oleh ASN Pemko Tanjungpinang.
Oleh sebab itu, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan kembali mengingatkan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi.
Baca Juga: Rumah Warga Dihantam Puting Beliung, BPBD Serta Satpol PP Tanjungpinang Bantu Pasangkan Atap Terpal
Sekurang-kurangnya, lanjut Hasan, masyarakat dapat mendukung dengan cara tidak membuang sampah ke laut dan ke saluran drainase.
Menurut Pj Walikota Tanjungpinang Hasan berdasarkan informasi yang diperolehnya dari BMKG Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, curah hujan di Tanjungpinang dan sekitarnya diperkirakan masih cukup tinggi hingga akhir tahun.
Untuk meminimalisir terjadinya genangan air dan banjir pada beberapa kawasan rentan, saluran drainase harus dibersihkan dari sampah.
Puncak musim hujan tahun 2023/2024 di sebagian besar wilayah Indonesia, kata Hasan, diperkirakan terjadi pada Januari dan Februari 2024.
Baca Juga: Kedapatan Buang Sampah Sembarangan, Akib Minta Fotokan Dan Lapor Ke Satpol PP
Dengan asumsi musim hujan belum mencapai puncaknya pada Desember 2023. Pj Walikota Tanjungpinang Hasan kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Terlebih Tanjungpinang berada di kawasan pesisir, yang juga masih harus waspada terhadap peningkatan permukaan air laut yang dapat menyebabkan banjir rob.
Baca Juga: APBD Tanjungpinang Tahun 2024 Ditetapkan Sebesar Rp1,091 Triliun Lebih
“Kita berharap semua elemen masyarakat, ormas, dan organisasi kepemudaan turut andil dalam kegiatan ini,”
“Saya mengapresiasi organisasi pers yang hari ini melaksanakan gotong royong di sekitaran Taman Batu 10. Mari bersama kita ciptakan Tanjungpinang yang bersih dan sehat,” pungkas Hasan.

