Lis menambahkan, saat ini tersedia berbagai pilihan sekolah lanjutan yang berkualitas, termasuk sekolah kedinasan.

Oleh karena itu, Lis mendorong siswa untuk mulai membuat perencanaan sejak dini agar lebih siap menghadapi masa depan.

“Sekarang pilihan sekolah bagus makin banyak. Kalau disiapkan dari sekarang, ke depannya lebih mudah menentukan arah. Cita-cita harus tinggi,” tuturnya.

Di hadapan para guru, Lis berpesan agar mutu pendidikan di Kota Tanjungpinang terus dijaga.

Ia berharap kualitas dan kuantitas pendidikan dapat berjalan seiring, sehingga kota ini dapat berkembang sebagai salah satu tujuan pendidikan di masa depan.

“Saya titipkan pendidikan ini kepada bapak dan ibu guru. Kalau ada kendala, bangun komunikasi dengan saya atau Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Usai dari SMPN 5, Lis melanjutkan kunjungan ke SMPN 15. Lokasi ini akan difungsikan sementara sebagai Sekolah Rakyat, sebelum gedung permanennya selesai dibangun di kawasan Madong.

Sekolah Rakyat dirancang untuk melayani anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).