Ia menambahkan, SDN 016 baru pertama kali mengikuti penilaian Adiwiyata tingkat Kota Tanjungpinang. Namun kegiatan gotong royong bersama wali murid sudah dilakukan untuk kedua kalinya.
“Gotong royong ini bukan semata-mata untuk penilaian Adiwiyata, tetapi sebagai bentuk penanaman konsep kepada siswa bahwa sampah jika dikelola dengan benar bisa memiliki nilai ekonomis,” tutupnya.

