Kepala Sekolah SDN 016 Tanjungpinang Timur, Laili Hidayati, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah yang tepat dan bermanfaat.

“Hari ini orang tua berkolaborasi dengan bank sampah untuk membuat lilin dari minyak jelantah, sementara siswa juga membuat gantungan kunci dari botol plastik yang ada di sekolah,” ungkap Laili.

Ia menambahkan, SDN 016 baru pertama kali mengikuti penilaian Adiwiyata tingkat Kota Tanjungpinang. Namun kegiatan gotong royong bersama wali murid sudah dilakukan untuk kedua kalinya.

“Gotong royong ini bukan semata-mata untuk penilaian Adiwiyata, tetapi sebagai bentuk penanaman konsep kepada siswa bahwa sampah jika dikelola dengan benar bisa memiliki nilai ekonomis,” tutupnya.