HARIANMEMOKEPRI.COM – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 016 Tanjungpinang Timur menggelar kegiatan gotong royong bersama murid dan wali murid, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penanaman pohon sebagai upaya menjaga lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas udara di sekitar sekolah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, mengapresiasi langkah SDN 016 yang aktif melibatkan peserta didik dalam kegiatan peduli lingkungan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari edukasi menuju sekolah Adiwiyata tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2026.
“Semoga SDN 016 berhasil meraih penghargaan Adiwiyata. Kita berharap seluruh masyarakat dan lingkungan sekolah, baik pendidik maupun tenaga kependidikan, terus membudayakan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ahmad Yani.

Dalam kegiatan tersebut, tampak kepala sekolah, komite sekolah, serta perwakilan Pemerintah Kota Tanjungpinang turut menyaksikan langsung proses pembuatan lilin dari minyak jelantah dan sabun dari barang bekas hasil kolaborasi dengan bank sampah.
Kepala Sekolah SDN 016 Tanjungpinang Timur, Laili Hidayati, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah yang tepat dan bermanfaat.
“Hari ini orang tua berkolaborasi dengan bank sampah untuk membuat lilin dari minyak jelantah, sementara siswa juga membuat gantungan kunci dari botol plastik yang ada di sekolah,” ungkap Laili.
Ia menambahkan, SDN 016 baru pertama kali mengikuti penilaian Adiwiyata tingkat Kota Tanjungpinang. Namun kegiatan gotong royong bersama wali murid sudah dilakukan untuk kedua kalinya.
“Gotong royong ini bukan semata-mata untuk penilaian Adiwiyata, tetapi sebagai bentuk penanaman konsep kepada siswa bahwa sampah jika dikelola dengan benar bisa memiliki nilai ekonomis,” tutupnya.

