Menurutnya, kebiasaan bermain gawai atau menonton televisi dalam durasi panjang berpotensi menurunkan fungsi penglihatan anak.

Karena itu, pemeriksaan mata menjadi langkah penting untuk deteksi dini, sekaligus memberikan solusi berupa kacamata gratis bagi siswa yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Gapokin Kepulauan Riau, Fitri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat dari para pengusaha optik.

“Kami ingin terus berkontribusi dalam bidang kesehatan, khususnya untuk generasi muda. Dengan pemeriksaan dan pembagian kacamata gratis ini, diharapkan siswa maupun guru dapat lebih nyaman dalam beraktivitas dan menjalankan proses belajar-mengajar,” jelasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini, sehingga kualitas pendidikan dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih optimal.