HARIANMEMOKEPRI.COM — Saat ini ,kita telah berada di Era digital dimana teknologi telah berkembang sangat pesan hingga hampir semua aspek kehidupan memerlukan teknologi.

Kini semua kegiatan menjadi jauh lebih mudah dan efisien berkat bantuan teknologi. Didalam Era digital ini, generasi milenial yaitu orang-orang yang terlahir di tahun 1980an hingga 2000 merupakan generasi milenial yang paling terdampak akan perkembangan teknologi ini. Mereka tumbuh di tengah kemajuan Era digital sehingga turut memiliki peran yang cukup penting dalam kemajuan Era digital.

Akan tetapi selain dampak positif dari teknologi yakni memudahkan bidang komunikasi, bisnis, finansial dan e-commerce kemajuan teknologi juga memiliki berbagai macam dampak Negatif contohnya kejahatan dunia maya atau cyber crime, hack account, ataupun kejahatan lainnya yang bermodus teknologi percepatan tumbuh kembangnya teknologi juga berdampak buruk pada sosial dan budaya.

Baca Juga: Kemenkumham Kepri Kunjungi Disbudpar Tanjungpinang Bahas Perkuat Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual

Contoh dampak buruk teknologi di sosial budaya adalah menurunnya jiwa sosial antar makhluk sosial, menimbulkan rasa ketidakpedulian sesama manusia,menurunnya pendidikan karakter pada anak dan hilangnya nilai nilai kebudayaan setempat seiring perkembangan zaman dan teknologi.

Pengaruh sosial lainnya dari permasalahan ini juga berpengaruh pada nilai moral anak anak terutama pada GEN Z yang lebih mementingkan perkembangan zaman sehingga menurunnya nilai edukasi pada diri mereka.

Akan tetapi saya memiliki Ibu yang luar biasa hebatnya saya memanggilnya Bunda Yuyi, saya salut dan bangga karna Bunda saya memiliki cara yang hebat untuk mendidik karakter anak-anaknya sehingga bisa memilih dan memilah budaya yang masuk dan lebih menanamkan nilai nilai pendidikan karakter.

Baca Juga: Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly Terima Penghargaan Kinerja Anggaran Terbaik 2022 dari Kemenkeu

Maka dari itu saya lebih menyuarakan kepada generasi millenial terkhusus Kota Tanjungpinang untuk lebih aktif lagi memilih dan memilah semua aspek yang berkaitan dengan teknologi, sosial dan budaya karna kalau bukan kita siapa lagi karna kokoh atau tidaknya bangsa ini ke depan hanya kita yang tau.***

Penulis: Ari Oktafio ( Generasi Millenial Berprestasi Kota Tanjungpinang )