Oleh warga setempat, khususnya Desa Linau, kisah Liang Taung bukan merupakan cerita baru. Bahkan sampai saat ini, dari lobang Liang Taung tersebut mengeluarkan air dengan suhu yang mampu mematangkan telur dalam jangka waktu satu jam.
Oleh karenanya, tidak banyak warga nelayan yang berani beraktivitas di lokasi tersebut. Mereka lebih memilih menjauh, terutama warga nelayan penyelam seafood gonggong.
Mengenai cerita ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga sebelumnya juga sempat beberapa kali berencana berkunjung ke lokasi itu untuk menghubungi beberapa pihak di desa, namun hingga saat ini belum ada kelanjutan.
Baca Juga

