HARIANMEMOKEPRI.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) J. Devy Sudarso bersama jajaran melaksanakan ekspose permohonan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif (Restorative Justice/RJ) terhadap dua perkara pidana, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Wakil Kepala Kejati Kepri, para Asisten, Koordinator, serta para Kepala Seksi pada Bidang Pidana Umum Kejati Kepri.

Sementara itu, secara daring turut mengikuti Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang Rachmad Surya Lubis, dan Kajari Bintan Rusmin, bersama jajaran Pidana Umum dari masing-masing kejaksaan negeri.

Ekspose perkara tersebut dilakukan di hadapan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung RI yang diwakili oleh Direktur A pada Jampidum Kejagung RI, Dr. Hari Wibowo, melalui sarana virtual.

Adapun dua perkara yang diusulkan penyelesaiannya melalui mekanisme keadilan restoratif yakni perkara penganiayaan atas nama Meli Agustin binti Suarno yang ditangani Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.