HARIANMEMOKEPRI.COM – Danposbinpotmar Tanjung Buton Posal Penuba, Kopka Purnawirawan memberikan klarifikasi terkait dugaan pemukulan terhadap sejumlah remaja yang terjadi di wilayah Daik, Kabupaten Lingga.
Klarifikasi tersebut disampaikan kepada awak media, Selasa (10/3/2026), melalui sambungan telepon WhatsApp sebagai tanggapan atas informasi yang beredar mengenai insiden tersebut.
Kopka Purnawirawan membenarkan bahwa memang terjadi pemukulan yang dilakukan oleh anggota di lapangan.
Namun, ia menegaskan bahwa terdapat sejumlah hal dalam kronologi kejadian yang perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Menurutnya, peristiwa tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menyebut adanya seseorang yang diduga dalam kondisi mabuk di sekitar Surau Tanjung Buton.
“Awalnya kami mendapat laporan dari warga di Surau Tanjung Buton bahwa ada orang mabuk masuk ke surau. Kemudian saya memerintahkan anggota untuk mengecek ke lokasi taman yang ada di Tanjung Buton, namun saat dicek tidak ditemukan orang yang sedang mengonsumsi minuman beralkohol,” jelasnya.
Tak lama berselang, pihaknya kembali menerima laporan dari warga yang menyebutkan adanya dua orang perempuan berada di dalam toilet masjid dan diduga dalam kondisi mabuk.
Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang berada di sekitar area tersebut.
“Setelah dicek satu per satu, waktu itu ada sekitar 12 orang di lokasi dan memang ada beberapa yang tercium berbau alkohol,” ujarnya.

