“Kehilangan pompong ini saya hanya bisa pasrah, Bang. Dengan kondisi ekonomi saya yang susah, mau minta tolong ke saudara juga sama-sama susah. Jadi, saat ini hanya bisa pasrah,” ujar Sinar dengan logat Melayu, Kamis (16/01/2025).

Sinar mengaku sudah melaporkan kehilangan tersebut kepada Bhabinkamtibmas dan menghubungi kerabat di beberapa pulau untuk menyebarkan informasi.

“Secara pribadi saya merasa kesulitan karena pompong sudah tidak ada. Waktu kejadian, saya sudah buat laporan ke Bhabinkamtibmas, tapi nampaknya kurang direspon,” tambahnya.

Sinar berharap ada warga yang menemukan pompong miliknya dan berbaik hati mengembalikannya, meski dalam kondisi seadanya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada siapa pun yang mau membantu saya. Kalau bisa kembali lagi, Alhamdulillah,” katanya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Kelit, Brigadir Yoan, menyatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari warga yang melihat kapal pompong tersebut melintas ke arah Desa Rejai.

“Tadi info terbaru dari Pak RT pulau sebelah. Katanya, ada yang melihat pompong Bang Sinar mengarah ke Pulau Rejai, tapi belum bisa dipastikan,” ujar Yoan.