Meskipun sampan moda transportasi laut yang mereka gunakan kecil tidaklah membuat mereka putus asa, karena rentang jarak dari Desa Linau

Berjejer pulau untuk dijadikan sebagai tempat singgah dan berteduh sembari melepas lelah, karena tenaga yang terkuras setelah mendayung sampan moda transportasi laut 

Namun Mansur menuturkan, hembusan angin yang ada sangat membantu sekali hingga sesakali layar dikembangkan sehingga sampan moda transportasi laut yang mereka naiki melaju tanpa harus gunakan pendayung.

Baca Juga: Perkampungan Ilegal WNI di Malaysia Ditemukan, 67 Orang Ditangkap karena Tak Miliki Dokumen Sah

Dengan situasi ketika itu, yang membuat Tok Co ( sapaan buat Mansur_red ) berkeinginan ke Singapura adalah karena rasa penasarannya setelah mendengar cerita tentang keadaan negeri orang yaitu Singapura dari temannya yang sudah pernah kesana.

Namun demikian selain rasa penasaran mereka juga membawa komoditi yang dapat dijual.

Seperti rotan kemudian hasilnya dibelikan mesin penggerak seperti Yanmar NT 75 maupun berupa roti kaleng Singapura.