Lingga

Pergi Ke Singapura Naik Sampan Sampai 1 Minggu, Begini Kisah Warga Desa Linau Kabupaten Lingga

129
×

Pergi Ke Singapura Naik Sampan Sampai 1 Minggu, Begini Kisah Warga Desa Linau Kabupaten Lingga

Sebarkan artikel ini
Transportasi laut atau disebut Sampan

HARIANMEMOKEPRI.COM — Jauh sebelum adanya moda transportasi laut yang ada seperti sekarang dengan segala kecepatnya dan kenyamanannya

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ternyata salah seorang warga masyarakat Kabupaten Lingga, ke luar negeri menggunakan sampan sebagai moda transportasi laut.

Menurut pengakuan salah seorang warga Desa Linau, yaitu Mansur (7O) dulunya bersama empat orang temannya, dengan mengunakan sampan moda transportasi laut ini

BACA JUGA  Mencari Ikan di Perairan Lingga, Saking Hafalnya Nelayan Bisa Prediksi Cuaca Tanpa Alat, Caranya Gimana?

Baca Juga: MWC NU Sagulung Kota Batam Peringati Harlah 1 Abad NU dengan Istighosah Akbar

Mereka sampai juga ke negara tetangga yakni Singapura meskipun dengan sarana sederhana tentunya juga dengan perbekalan yang cukup

Meskipun jarak dan waktu yang ditempuh relatif memakan waktu yang lama lebih kurang memakan waktu 1 Minggu .

“Aku ke Singapur dah pernah, pakai sampan, sekitar seminggu lah sampai sane ” ( intinya saya ke Singapura gunakan sampan , waktu kira kira satu Minggu sampai kesana ),”jelas Mansur.

BACA JUGA  Masyarakat Desa Musai Lingga Apresiasi Gerak Cepat Dishub Tangani Kerusakan Penerangan Jalan

Baca Juga: Pernah Dengar Sambel Seruit Khas Lampung? Ini Resepnya Selamat Mencoba

Meskipun sampan moda transportasi laut yang mereka gunakan kecil tidaklah membuat mereka putus asa, karena rentang jarak dari Desa Linau

Berjejer pulau untuk dijadikan sebagai tempat singgah dan berteduh sembari melepas lelah, karena tenaga yang terkuras setelah mendayung sampan moda transportasi laut 

BACA JUGA  Bupati Lingga Resmi Buka Pelaksanaan Jambore PKK Kabupaten Lingga

Namun Mansur menuturkan, hembusan angin yang ada sangat membantu sekali hingga sesakali layar dikembangkan sehingga sampan moda transportasi laut yang mereka naiki melaju tanpa harus gunakan pendayung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *