HARIANMEMOKEPRI.COM — Penipuan dengan modus mencatut nama pejabat kembali berulah, seperti yang dialami Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad.
Kasus sebelumnya juga pernah dialami Walikota Batam Muhammad Rudi dengan modus yang serupa.
Menyikapi hal ini, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad mengimbau agar masyarakat agar tetap waspada.
“Saya mengimbau kita semua agar waspada atau berhati-hati,”jelas Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Minggu (12/2023).
Dirinya menyayangkan penipuan dengan kedok yang sama ini kerap terulang. Tak hanya menyasar dirinya, namun juga Walikota Batam Muhammad Rudi juga aparatur di lingkungan Pemko Batam.
Penipuan model ini ternyata tak hanya mencatut nama pimpinan daerah, namun juga menyasar para tokoh, seperti mantan Walikota Batam yang kini merupakan Anggota DPR RI yang juga Ketua LAM Kota Batam.
Baca Juga: MWC NU Sagulung Kota Batam Peringati Harlah 1 Abad NU dengan Istighosah Akbar
“Seringkali kejadian seperti ini, baik yang mencatut nama pak wali, saya dan aparatur yang lain. Mari sama-sama kita croschek kebenaran informasi yang beredar, agar penipuan seperti ini tak terulang lagi,” ujarnya.
Sekda Batam Jefridin menjelaskan, khusus di lingkungan Pemko Batam, bahwa pimpinan Pemko Batam tidak pernah secara langsung ataupun menugaskan siapapun untuk menghubungi berbagai program bantuan untuk merenovasi masjid, rumah ibadah serta untuk melengkapi fasilitas atau kebutuhan lainnya.

