“Seringkali kejadian seperti ini, baik yang mencatut nama pak wali, saya dan aparatur yang lain. Mari sama-sama kita croschek kebenaran informasi yang beredar, agar penipuan seperti ini tak terulang lagi,” ujarnya.
Sekda Batam Jefridin menjelaskan, khusus di lingkungan Pemko Batam, bahwa pimpinan Pemko Batam tidak pernah secara langsung ataupun menugaskan siapapun untuk menghubungi berbagai program bantuan untuk merenovasi masjid, rumah ibadah serta untuk melengkapi fasilitas atau kebutuhan lainnya.
Baca Juga: Pernah Dengar Sambel Seruit Khas Lampung? Ini Resepnya Selamat Mencoba
Masyarakat juga dapat melaporkan ke laman https://layanan.kominfo.go.id/microsite/aduan-brti. Sehingga laporan masyarakat akan dapat ditindaklanjuti oleh aparat yang berwajib.
“Begitu juga di media sosial, jangan mudah percaya jika ada orang-orang yang mengatasnamakan Walikota Batam, Wakil Walikota Batam dan Sekda Kota Batam,” katanya.
Baca Juga: Perkampungan Ilegal WNI di Malaysia Ditemukan, 67 Orang Ditangkap karena Tak Miliki Dokumen Sah

