“Anak-anak ini adalah generasi penerus daerah. Kalau akses pendidikan ingin ditingkatkan, maka persoalan transportasi juga harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan,” pungkasnya.
Masyarakat pun berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga fasilitas transportasi bagi pelajar Pulau Mepar tidak berhenti pada akses penyeberangan saja, tetapi dapat terintegrasi hingga ke sekolah tujuan.

