Kegiatan tersebut meliputi pengobatan massal, sunatan massal, penyuluhan hukum, bahaya narkoba, penanganan stunting, hingga pembagian 100 paket sembako kepada warga.
Beberapa program non-fisik lainnya seperti penyuluhan pertanahan, pengolahan sampah, ekonomi kreatif, serta pemberian gizi tambahan untuk balita dan anak penderita stunting masih dalam tahap persiapan.
Program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) seperti pembangunan MCK, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan ketahanan pangan juga terus menunjukkan progres signifikan, yakni antara 50 hingga 60 persen.
Sementara itu, program “Bersatu dengan Alam” telah tuntas, meski kegiatan pembersihan lingkungan dan sungai masih menunggu pelaksanaan.
Kegiatan TMMD ke-124 di Kabupaten Lingga ini melibatkan 115 personel TNI, 10 anggota Polri, dan 20 warga setempat. Cuaca cerah dan situasi kondusif turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Program TMMD menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

