HARIANMEMOKEPRI.COM – Semangat gotong royong dan swadaya masyarakat di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Lingga Utara, terus menunjukkan perkembangan positif.

Berbagai kegiatan pembangunan digerakkan pemerintah desa bersama masyarakat mendapat dukungan dari Yayasan Generasi Insan Sejahtera Indonesia (GISI) melalui bantuan senilai Rp41 juta.

Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pengadaan 85 sak semen, 13 unit solar panel guna mendukung penerangan kawasan permukiman warga, serta kebutuhan operasional, transportasi pengangkutan material, dan konsumsi masyarakat yang terlibat dalam kegiatan swadaya.

Kepala Desa Rantau Panjang, Rio Diary Pratama, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Yayasan GISI.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat yang selama ini aktif berpartisipasi secara sukarela dalam pembangunan desa.

Pihaknya sangat berterima kasih kepada Yayasan Generasi Insan Sejahtera Indonesia yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan swadaya masyarakat Desa Rantau Panjang.

“Bantuan ini sangat berarti dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi membangun desa,” ujar Rio, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, bantuan berupa 85 sak semen akan digunakan untuk mendukung pembangunan sejumlah fasilitas yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Sementara 13 unit solar panel akan dimanfaatkan untuk meningkatkan penerangan di kawasan permukiman yang masih memerlukan penambahan fasilitas lampu penerangan.

Selain mendukung kebutuhan material pembangunan, sebagian bantuan juga digunakan untuk menunjang operasional kegiatan, transportasi pengangkutan material, serta konsumsi warga yang terlibat dalam kegiatan gotong royong.

Rio menuturkan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu faktor utama keberhasilan program swadaya yang dijalankan di desanya.

Warga secara sukarela ikut terlibat mulai dari proses pengangkutan material hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Yang paling membanggakan adalah antusiasme masyarakat. Ketika ada kegiatan swadaya, warga hadir dan terlibat secara sukarela. Mereka bergotong royong mulai dari pengangkutan material hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masyarakat Desa Rantau Panjang masih sangat kuat,” katanya.

Menurut Rio, pembangunan desa tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Desa Rantau Panjang mengapresiasi perhatian dan kontribusi nyata yang diberikan Yayasan GISI dalam mendukung kebutuhan pembangunan desa.

“Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus terjalin. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak-pihak yang peduli terhadap pembangunan akan memberikan dampak besar bagi kemajuan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Melalui semangat gotong royong yang terus terjaga, Pemerintah Desa Rantau Panjang optimistis berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dukungan Yayasan GISI serta tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat terwujud melalui kepedulian, kebersamaan, dan semangat untuk maju bersama.