“Meski demikian, masih ada sejumlah kegiatan nonfisik yang belum dilaksanakan seperti penyuluhan bahaya narkoba, mitigasi bencana, pertanahan, ketahanan pangan, serta pengolahan sampah dan ekonomi kreatif,” lanjut Mayor Inf Sangkot.

Kegiatan pembagian sembako sebanyak 100 paket untuk masyarakat telah dilaksanakan, sementara bantuan tambahan gizi untuk balita dan anak stunting masih menunggu pelaksanaan.

Dalam program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), beberapa progres yang dicapai antara lain pembangunan sumur bor (TMAB) di 5 titik telah mencapai 35 persen, pembangunan MCK 35 persen, ketahanan pangan 28 persen, dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebesar 30 persen.

Adapun kegiatan seperti rehab masjid, pembersihan lingkungan, dan sungai belum dilaksanakan.

Pelaksanaan kegiatan TMMD ini melibatkan 115 personel TNI, 10 personel Polri, serta 30 orang dari masyarakat setempat. Cuaca di lokasi pada hari pelaksanaan terpantau hujan di pagi hari dan cerah pada siang hingga sore.

Kegiatan TMMD ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama di wilayah yang masih membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur dan sosial.