HARIANMEMOKEPRI.COM – Kodim 0315 Tanjungpinang terus mengakselerasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025.

Salah satu kegiatan fisik utama yang tengah digarap adalah pembukaan jalan baru sepanjang 3 kilometer dengan lebar 6 meter di Desa Panggak Laut, Kecamatan Daik, Kabupaten Lingga.

Per Senin (26/5/2025), progres pembangunan menunjukkan hasil signifikan. Pembukaan jalan telah rampung 100 persen, sementara proses penimbunan telah mencapai 71 persen.

“Pengerjaan jalan ini melibatkan sejumlah alat berat dan peralatan manual, seperti satu unit excavator (Cobelco), satu unit truk, serta berbagai alat kerja seperti cangkul, sekop, arco, dan vibrator muler,” jelas Pasiter Dim Mayor Inf Sangkot.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-124 juga mencakup kegiatan non-fisik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Beberapa kegiatan TMMD yang telah terlaksana antara lain pengobatan massal, sunatan massal, pelayanan Keluarga Berencana (KB).

Selain itu berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bahaya radikalisme, dan kesehatan ibu dan anak.

“Sejumlah kegiatan non-fisik lainnya masih dalam tahap persiapan, seperti penyuluhan pengolahan sampah, ekonomi kreatif, pelayanan publik, serta pembagian paket tambahan gizi untuk balita dan sarana olahraga,” ujarnya.

Program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga dijalankan dalam TMMD kali ini.

Di antaranya pembangunan Toilet Masuk Area Belajar (TMAB), MCK, rehabilitasi masjid, ketahanan pangan, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta kegiatan “Bersatu dengan Alam” dan pembersihan lingkungan, yang sebagian besar telah berhasil diselesaikan.

Pelaksanaan TMMD ini melibatkan 115 personel TNI, 10 anggota Polri, dan 20 warga masyarakat. Cuaca selama kegiatan berlangsung cenderung cerah dari pagi hingga sore hari, dan tidak ditemukan kejadian menonjol di lapangan.

“Program TMMD menjadi wujud sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah tertinggal, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” pungkas Mayor Inf Sangkot.