Anggota komunitas tersebut kerap mengadakan sesi jalan pagi bersama pada akhir pekan yang diakhiri dengan sarapan lokal di warung pinggir jalan tanpa ada satu pun orang mengoperasikan ponsel.
Suasana keakraban yang tercipta dari tatap muka secara langsung membuat interaksi sosial terasa lebih murni, jujur, serta jauh dari kesan kejar pamer di jagat maya.
Kita dapat memulai kebiasaan baik ini dari durasi yang cukup singkat, misalnya lima belas menit saja mengelilingi kompleks perumahan sebelum berangkat menuju tempat kerja masing-masing.
Kunci utama dari keberhasilan terapi sederhana ini terletak pada keteguhan hati untuk tidak menyentuh layar sentuh sampai seluruh rangkaian jalan pagi selesai kita tuntaskan dengan sempurna.
Menyaksikan matahari terbit perlahan menyinari sudut-sudut kota yang masih sepi menyisakan sensasi kedamaian tersendiri yang siap memunculkan energi positif bagi aktivitas seharian penuh nanti.
Saat kita bersedia sejenak melepaskan koneksi internet, kita justru menemukan kembali hubungan yang sesungguhnya dengan diri sendiri serta lingkungan sekitar yang begitu kaya akan keindahan.

