Rustam berharap, dengan penjangkauan pada 100 persen sasaran, masalah gizi dapat segera diidentifikasi dan diintervensi sehingga kasus stunting dapat diturunkan secara signifikan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Efa Sri Nur Latifa Kifayana, menambahkan bahwa berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka stunting Kota Tanjungpinang masih berada di angka 15,2 persen dan ditargetkan segera dapat diturunkan di bawah 14 persen pada tahun ini.
“Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan dukungan dari semua pihak, tidak hanya pemerintah dan stakeholder terkait, melainkan juga dari masyarakat. Seperti rutin memeriksakan kehamilan ke posyandu,” jelas Efa.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK juga menyerahkan bahan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) kepada beberapa ibu hamil dan ibu balita.

