Tubuh manusia sebenarnya memiliki jam biologis alami yang bekerja secara sangat presisi untuk mengatur siklus tidur, produksi hormon penting, hingga sistem metabolisme harian tanpa kita sadari.
Ketika pola aktivitas akhir pekan berbeda drastis dari jadwal hari kerja, fenomena gangguan ritme tubuh yang dikenal sebagai *social jetlag* ini mulai mengancam kesehatan.
Banyak pekerja kantoran di kota besar sering tidak menyadari bahwa kebiasaan tidur terlambat pada hari libur memicu kelelahan kronis yang bertahan sepanjang minggu.
Fenomena sosial ini muncul akibat perbedaan antara jam internal tubuh dengan tuntutan jadwal kerja atau kehidupan sosial yang terus memapar otak dengan cahaya buatan.
Mengenal Jam Biologis dan Kekacauan Ritme Tubuh
Riset ilmiah terbaru menunjukkan bahwa ketidaksesuaian ritme sirkadian secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit kardiovaskular serta gangguan metabolisme seperti diabetes tipe dua.
Paparan sinar biru dari layar telepon genggam menjelang tidur malam hari semakin memperparah kondisi ini karena menekan produksi hormon melatonin alami di dalam otak.

