Hormon melatonin bertugas memberikan sinyal biologis kepada seluruh organ tubuh bahwa waktu istirahat telah tiba untuk memulai proses pemulihan sel-sel yang rusak.
Ketiadaan sinyal tersebut membuat organ penting seperti hati dan jantung terus bekerja keras saat seharusnya beristirahat secara optimal sepanjang malam hari.
Gejala awal dari kekacauan ritme tubuh ini biasanya berupa rasa kantuk berlebihan pada Senin pagi serta sulit berkonsentrasi saat menyelesaikan pekerjaan rutin bulanan.
Banyak orang beranggapan bahwa menambah durasi tidur pada hari Minggu dapat menggantikan kekurangan waktu istirahat yang menumpuk dari hari-hari kerja sebelumnya.
Kebiasaan tidur terbalas pada akhir pekan justru memperlebar celah perbedaan jam biologis tubuh sehingga memperburuk gejala kelelahan yang dirasakan saat kembali bekerja.
Dampak Buruk bagi Kesehatan Fisik dan Mental
Penelitian kesehatan jangka panjang membuktikan bahwa gangguan jam biologis yang terabaikan berpotensi mengganggu keseimbangan hormon pemicu rasa lapar dalam sistem pencernaan manusia.

