“Ada poin penting yang membuat perayaan Hari Marwah pertama tahun 2002 sangat berarti dalam sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau, yakni penetapan tanggal 15 Mei sebagai Hari Marwah,” ungkapnya.
Nyanyang berharap peringatan Hari Marwah ke-24 dapat terus memupuk semangat juang dan kebersamaan dalam mempercepat pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.
“Kita berharap melalui peringatan Hari Marwah ini dapat terus memperkuat semangat kebersamaan dalam merealisasikan berbagai percepatan pembangunan di Kepri,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan BP3KR, Sudirman Almoen, menyampaikan bahwa peringatan Hari Marwah tahun ini juga dibarengi dengan proses penyusunan buku sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.
“Insyaallah buku sejarah tersebut akan selesai pada tahun 2027 dan akan diluncurkan pada peringatan Hari Marwah ke-25 di Tanjungpinang,” tutup Sudirman.

