HARIANMEMOKEPRI.COM — BNNK Tanjungpinang (Badan Nasional Kota Tanjungpinang) menyampaikan beberapa capaian selama tahun 2023.
Dalam penyampaian capaian tersebut disampaikan melalui Press Release BNNK Tanjungpinang yang di pimpin langsung Kepala BNNK Tanjungpinang Kombes Pol Heryanto
Kombes Pol Heryanto menyampaikan terdapat 4 strategi BNN dalam melakukan pendekatan P4GN (Pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba)
Empat strategi dilakukan BNNK Tanjungpinang adalah Soft Power Approach, Hard Power Approach, Smart Power Approach dan Collaboration.
“Soft Power Approach merupakan tindakan preventif untuk membentuk ketahanan diri serta daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba yang menekankan program P4GN pada bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi,” jelas Kombes Pol Heryanto, Kamis (28/12/2023).
Dari strategi Soft Power Approach ini memiliki program unggulan yaitu Kelurahan Bersinar dan telah terbentuk 2 Kelurahan Bersinar di Tanjungpinang
“Dalam mengoptimalisasi pelaksanaan Kelurahan Bersinar, juga dibentuk Satgas Anti Narkoba sebanyak 131 orang terdiri Pemerintah Pendidikan dan Masyarakat,” ujarnya.
Selain itu BNNK Tanjungpinang telah membentuk 131 penggiat anti narkoba dalam memberikan informasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
“Upaya rehabilitasi di Desa/Kelurahan Bersinar dilakukan dengan Intervensi berbasis masyarakat dengan pelatihan 15 agen pemulihan pada 3 Kelurahan yakni Bukit Bestari, Kampung Bugis dan Batu IX untuk menangani kecanduan narkoba tingkat ringan dan coba-coba,” jelas Kombes Pol Heryanto.
Lebih lanjut Kombes Pol Heryanto menyampaikan dalam tahun 2023 pada Bidang Pemberdayaan Masyarakat melakukan test urine sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan Narkoba kepada 767 orang dua diantaranya terindikasi positif narkoba.
“Untuk deteksi dini dilaksanakan melalui kegiatan test urine 47 kali. Pada tahun ini tercatat 40 pecandu dan korban penyalahgunaan Narkoba yang telah mengakses layanan Rehabilitasi,” tuturnya.
Sedangkan strategi berikutnya Hard Power Approach tanggal 19 Desember 2023 silam, BNNP Kepri berhasil gagalkan peredaran 60 Kg Narkotika jenis sabu di Tanjungpinang dengan 3 orang tersangka.
Penangkapan ini merupakan Penangkapan terbesar sepanjang tahun 2023 di wilayah Kepulauan Riau. Dengan menggagalkan 60 Kg sabu, BNN berhasil menyelamatkan 120 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan Narkotika.
Strategi selanjutnya Smart Power Approach dalam upaya penanggulangan permasalahan Narkoba, BNNK Tanjungpinang senantiasa memanfaatkan penggunaan teknologi informasi dan memaksimalkan di era digital dalam segala aspek P4GN.
“Atas keberhasilan program P4GN serta capaian kinerja BNNK Tanjungpinang di Tahun 2023, BNNK Tanjungpinang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder terutama masyarakat Indonesia atas dukungan dan partisipasinya,” terang Kombes Pol Heryanto.

