Tanjungpinang – Warga dikejutkan dengan adanya penemuan sesosok mayat laki-laki di Perairan Pulau Penyengat Minggu (20/03) sore.

Diketahui korban bernama Zakaria (64) bekerja sebagai buruh nelayan ini merupakan warga asli penyengat yang tinggal di Jalan Gurindam XII RT. 001/ RW. 005 Kel Penyengat, Kec. Tanjungpinang.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Muhammad Arsha.

“Benar ada penemuan mayat laki – laki,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin ( 21/03 ) siang

Menurut keterangan saksi H. Abdul Kadir hari minggu sekira pukul 05:45 wib korban keluar rumah untuk pergi jaring di seputaran perairan Penyengat, sekira pukul 11:00 wib, tak lama kemudian Raden Syafril ( Saksi 2 ) melihat korban dari rumahnya yang tepatnya posisi korban sedang di dekat pelantar rumah Raden dan saat itu Raden melihat sampan korban di terpa angin namun Raden masih melihat korban masih duduk di sampan miliknya.

Selanjutnya Raden melakukan kegiatannya dirumah, sekira pukul 14:00 WIB Raden melihat ke arah sampan milik korban dan saat itu korban sudah tidak berada di sampan dan kemudian Raden pergi ke tempat kerjanya, sekira pukul 15:30 WIB korban sudah di temukan masyarakat tak jauh dari posisi petamanya (di perkirakan 100 meter) dalam keadaan meninggal dunia.

Ketika di lakukan pengecekan pada tubuh korban dan di saksikan oleh Hapipah ( Pegawai Rumah Sakit) bahwa benar di bagian kaki kiri, punggung serta di kemaluan korban ada goresan luka, dan dari analisa saudari Hapipah bahwa luka tersebut di perkirakan terkena benda yang tajam yaitu kayu / tunggul yang ada di perairan.

Selanjutnya, Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Muhammad Arsha mengatakan jika pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan visum pada korban.

“Dari pihak keluarga tidak bersedia dilakukan Visum ke Rumah sakit dikarenakan korban sudah dibawa kerumah dan akan dimandikan selanjutnya akan di kebumikan,” terang Arsha.