Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Program Lentera atau Layanan Terapung Keagamaan, yang menghadirkan layanan keagamaan bagi suku laut dan masyarakat di pulau-pulau terluar melalui sinergi dengan Kementerian Agama.

Hingga 2025, Baznas Kepri telah membantu pembangunan dan renovasi 140 rumah bagi masyarakat kurang mampu.

Program ini akan dilanjutkan pada 2026 melalui koordinasi bersama Pemerintah Republik Indonesia.

Selain itu, empat masjid di Tanjungpinang dan Batam terpilih sebagai masjid percontohan dalam program masjid berbasis pemberdayaan.

Arusman juga menyoroti kehadiran Rumah Sehat Baznas (RSB) Kepri yang memberikan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat dhuafa. Pada tahun ini, RSB Kepri masuk nominasi RSB terbaik tingkat nasional.

“Kami berkomitmen bekerja lebih cepat, profesional, amanah, dan akuntabel demi memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kepri,” ujarnya.

Ia berharap Rakorda 2025 dapat melahirkan gagasan konkret dalam mewujudkan Kepri yang maju, makmur, dan merata.