1. Meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi berbasis maritim.
2. Mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.
3. Memperkuat sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter.
4. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berbasis teknologi.
5. Mengembangkan budaya Melayu dan menjaga ekologi untuk pembangunan berkelanjutan.
“Dengan visi dan misi ini, Kepulauan Riau berkomitmen untuk menjadi provinsi yang maju dan makmur, dengan pembangunan yang inklusif serta selaras dengan kebijakan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas yang diwakili oleh Arifin Rudiyanto menyampaikan bahwa desentralisasi politik dan fiskal telah berjalan dengan baik, tetapi masih diperlukan langkah konkret untuk memastikan desentralisasi ekonomi dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Pembangunan daerah tidak bisa lagi dilakukan dengan pendekatan business as usual. Diperlukan inovasi dalam pengelolaan potensi ekonomi, analisis mendalam terhadap keunggulan daerah, serta penguatan kerja sama antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” ujarnya.

