“Kami akan mengevaluasi semua faktor yang mempengaruhi partisipasi ini untuk meningkatkan kualitas partisipasi di pemilihan mendatang,” ungkap Indrawan.

KPU Kepri juga mencatat bahwa sosialisasi telah dilakukan secara maksimal di seluruh tingkatan, mulai dari kabupaten/kota hingga kecamatan.

Akan tetapi, tingkat partisipasi yang lebih rendah terutama terjadi di daerah-daerah dengan pemilih pindahan dan daftar pemilih khusus.

“Evaluasi terhadap semua aspek ini akan menjadi bagian dari upaya perbaikan di masa depan,” tutupnya.