“Program ini merupakan langkah awal yang positif bagi kedua daerah,” ungkapnya.
Guntur Sakti menambahkan bahwa pihaknya akan segera menyusun proposal kerjasama yang akan disepakati sebagai bagian dari program Special Border Treatment.
Untuk mematangkan program ini, direncanakan akan ada pertemuan final pada akhir Desember 2024 atau awal Januari 2025.
“Diharapkan program ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memperkuat kerjasama di bidang pariwisata antara Kepri dan Johor,” tambahnya.
Sementara itu, Dato Syahril Nizam dari Tourism Malaysia menyambut baik inisiatif ini dan berencana untuk mengadakan pertemuan intensif guna menyusun proposal yang akan diajukan kepada Kepri. Dato Jamilah dari Tourism Malaysia juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini dan mengundang pihak Kepri untuk hadir di ASEAN Tourism Forum yang akan berlangsung pada 25 Januari 2025.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh pelaku industri pariwisata tour and travel Kepri yang dipimpin oleh Ketua Kepri Tourism Board, Irwandi.(***)

