Baca Juga: Awali Kunjungan di Kepri, Wakil Presiden Bersama Ansar Ahmad Tinjau Pusat Pertanian Batamindo Green Farm

“SPIT merupakan sebuah sistem IT baru berbasis web yang menjadi wadah untuk mengkompulir data video, foto, teks, audio satker, dan satwil,” terang Kombes Pol Tjahyono.

Sementara itu, Bawaslu Kepri sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilkada 2024 di Kepri disebutkan Koordinator Humas Bawaslu Kepri Mariyamah M.PdI. mengakui sangat kewalahan mengatasi maupun mengimbangi informasi-informasi bohong yang muncul begitu pesat seiring berjalankan tahapan pemilu. Untuk itu, Bawaslu sangat mengharapkan partisipasi masyarakat dan kerjasama yang kuat dengan pemerintah daerah dan Polri sebagai penjaga keamanan.

“Berita hoax dapat memicu terganggunya keamanan dan tahapan Pemilu dan Pilkada. Maka itu saya mengajak masyarakat untuk membantu kami dalam pengawasan tahapan Pemilu dan Pilkada Kepri tahun 2024 nanti,” pinta Koordinator Humas Bawaslu Kepri Mariyamah

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Bersama Kepala OPD Lakukan Kunjungan Kerja di Kementerian PPN

Imam Wahyudi sebagai konsultan media memberikan tips bagaimana Humas Pemerintah bisa cepat dan masif dalam menyebarkan berbagai informasi untuk mengimbangi berita Hoax. Pertama, humas harus menjadi terdepan dalam menyampaikan informasi, jangan menghindar dari media. Kedua buat berita atau informasi dari segi daya tarik informasinya, yakni segi keamanan atau keselamatan, isi kantong, gangguan, dan pilihan.

“Humas pemerintah harus berani dan menjadi terdepan dalam menghadapi berita bohong. Harus bisa bekerja cepat dan masif dengan mengenali daya tarik informasi,”terang Imam.