Roadmap dimulai dari menyusun Growhtful ekonomi, pusat pertumbuhan ekonomi inklusif yang potensial untuk membangun ekosistem ekonomi, yang kemudian disambut oleh Pemerintah Pusat.

Kepri, terang Ansar, saat ini memiliki enam kawasan ekonomi khusus, kemudian ada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas seperti Batam, Bintan, Karimun.

“Itu kita jadikan engine of growht ekonomi di Kepri,” tegas Ansar.

Ekonomi sistem yang dibentuk itu dijelaskan Gubernur Ansar berpengaruh kepada banyaknya kawasan ekonomi yang berkembang.

“Selain itu juga berdampak kepada pertumbuhan ekonomi yang membanggakan di Triwulan III ini bertumbuh 7,4 persen tertinggi di Sumatera dan ketiga nasional,” terang Ansar lagi.

Selain insentif diberikan pemerintah pusat dalam mempermudah masuknya investasi, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kepri selalu berkomitmen bahwa insentif bukan hanya dalam bentuk fiskal, tetapi juga diberikan di non fiskal. Seperti pelayanan izin dilakukan dengan SOP yang jelas yang lebih pasti, lebih efisien, lebih terbuka dan inklusif.