Sementara itu, Wamen Bima Arya dalam sambutannya menyatakan sangat memahami situasi kebatinan kepala daerah.

“Banyak target luar biasa, harus ada sinktonisasi, tapi di sisi lain efisiensi anggaran,” ungkapnya.

Namun, kata Bima Arya, di tengah ujian itu, akan ada pemenang. Dalam kondisi ini ia melihat kepala daerah hanya punya dua pilihan: mengeluh atau berpeluh.

“Dan yang hadir (di tvOne) hari ini adalah kepala daerah yang memilih berpeluh. Dengan keringat, dengan gagasan, dengan semangat kolaborasi dan kemudian mencari ruang-ruang inovasi,” pungkasnya.

Bima Arya juga menegaskan jika yang telah dilakukan oleh para kepala daerah penerima penghargaan telah sejalur dengan apa yang diinginkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Dan juga Mendagri selalu mengingatkan kepala daerah untuk berinovasi, meningkatkan PAD, dan juga berkolaborasi bersama termasuk dengan swasta,” katanya mengakhiri sambutan.

Kepri Permata Biru Ekonomi Gerbang Utara Indonesia

Dalam talkshow digelar tvOne, Gubernur Ansar menyatakan, pengembangan ekonomi di Kepri dimulai dari penyusunan roadmap transformasi ekonomi yang diberi tema Kepri Permata Biru Ekonomi Gerbang Utara Indonesia.