Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan bahwa mereka memberikan bantuan konsuler kepada pasangan tersebut dan berhubungan erat dengan keluarga mereka.
Keluarga pasangan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (15/2), setelah penangkapan pasangan tersebut, “Perubahan peristiwa yang tidak terduga ini telah menimbulkan kekhawatiran yang signifikan bagi seluruh keluarga kami, dan kami sangat fokus untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan mereka selama masa sulit ini.” Keluarga tersebut mengatakan bahwa mereka “bersatu dalam tekad kami untuk memastikan mereka akan pulang dengan selamat.”
Keduanya bepergian keliling dunia dengan sepeda motor, menurut laporan AP, yang mengatakan bahwa mereka menyeberangi perbatasan Armenia ke Iran pada tanggal 30 Desember.
Iran telah lama menggunakan tahanan warga Barat untuk mendapatkan konsesi dalam negosiasi dengan negara-negara Barat, sebuah langkah yang dibantah oleh Teheran. [lt/uh]
Sebagian informasi dalam laporan ini disediakan oleh Associated Press, Reuters dan Agence France Presse.

