HARIANMEMOKEPRI.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan truk crane terjadi di Simpang Tiban Princes atau yang dikenal dengan Tiban Vitka, Batam, Sabtu (30/8/2025) siang.
Insiden tersebut menimbulkan kepanikan warga dan menyebabkan sejumlah korban luka hingga meninggal dunia.
Truk crane dengan nomor polisi BP 9764 ZE melaju dari arah Sekupang menuju flyover Sungai Ladi.
Diduga mengalami rem blong, kendaraan besar itu hilang kendali, menabrak median jalan, lalu menghantam tiga sepeda motor, satu minibus, serta melindas mobil Wuling BP 1472 CO yang berada di persimpangan lampu merah.
Mobil Wuling ringsek parah hingga nyaris tak berbentuk. Ratusan warga yang berada di sekitar lokasi langsung berkerumun, sebagian membantu proses evakuasi, sementara lainnya merekam peristiwa tersebut.
Polisi kemudian datang untuk mengevakuasi kendaraan dan mengamankan situasi.
Seorang saksi mata, Rizky, mengatakan tabrakan terjadi begitu cepat.
“Truk menghantam kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah. Mobil Wuling terguling dan terlindas. Sopir truk kabur setelah kejadian,” ungkapnya.
Dalam proses evakuasi, seorang perempuan yang berada di dalam mobil ditemukan meninggal dunia.
Korban lainnya berhasil dikeluarkan, termasuk seorang laki-laki yang terjebak di dalam kendaraan ringsek tersebut.
Kasubnit Gakkum Polresta Barelang, Ipda Andhika, menjelaskan evakuasi berlangsung cukup lama.
“Evakuasi mobil Wuling yang terhimpit memakan waktu hampir tiga jam. Para korban telah dibawa ke Rumah Sakit BP Batam Sekupang,” katanya.
Polisi kini masih memburu sopir truk crane yang melarikan diri. Hingga berita ini diturunkan, jumlah pasti korban jiwa belum dapat dipastikan.

