Menurutnya chilfree merupakan jawaban dari keadaan yang sedang terjadi pada saat ini “kalau pada zaman dulu chilfree tidak dibutuhkan karena keadaan zaman dulu sangat membutuhkan sumber daya manusia untuk berperang tapi makin ke sini kan kita sudah mengarah ke over populasi dan melihat maraknya geng motor anak dibawah umur mungkin ini membuat orang pesimis punya anak” ujarnya
Dari pembahasan tersebut Coki Pardede lebih mempertanyakan kenapa banyak orang yang tidak mau memiliki anak khususnya negara Jepang, padahal di pemerintahan Jepang saat mendukung warganya yang memiliki anak.
Coki Pardede juga mengatakan bahwa angka bunuh diri Jepang tinggi, hubungan seksual yang rendah dan berakibatnya banyak rumah-rumah kosong di Jepang karena penguhinya meninggal dunia dan tidak memiliki keturunan.
Dedy Corbuzier yang merupakan lawan bicara Coki Perdede juga berkomentar “Jika biaya pendidikan tidak mahal atau gratis, lapangan bekerjaan tidak susah, mungkin orang tidak akan berfikir untuk chilfree” ungkapnya.

