Hasil pemeriksaan ternyata para remaja tersebut bukan dari 2 kelompok yang berbeda namun mereka adalah 1 kelompok dan tidak ada perselisihan diantara mereka, para remaja tersebut hanya bermaksud bergembira saja pada malam bulan Ramadhan.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo melalui Kasi Humas Polres Bintan Iptu Missyamsu Alson membenarkan bahwa ada sebanyak 10 orang remaja yang telah diamankan dan dimintai keterangan sehubungan dengan adanya perang sarung di Kabupaten Bintan.

Baca Juga: Berikut 6 Rekomendasi Film Sejarah Islam Yang Penuh Inspiratif, Simak Penjelasannya

“Iya benar, sebanyak 10 orang remaja yang melakukan perang sarung telah diamankan di Polsek Bintan Utara, mereka datang didampingi oleh para orang tua masing-masing, Di Polsek mereka mengakui hanya untuk bersenang-senang saja dan mereka bukan dari 2 kelompok yang berbeda namun mereka 1 kelompok dan saling mengenali bahkan mereka teman sepermainan,” ujar Iptu Alson

Para remaja mengakui dengan viralnya di media sosial aksi yang mereka lakukan membuat masyarakat resah seolah-olah perang sarung tersebut dari 2 kelompok mereka, dan para orang tua tersebut sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oleh anak-anaknya,