HARIANMEMOKEPRI.COM — Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah meletakkan batu pertama pembangunan Markas Kepolisian Terpadu Pam Obvitnas serta pembangunan Markas Unit Polairud Kawasan Ekonomi Khusus dan Polsubsektor Galang Batang Polres Bintan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Selasa (21/5/2024).
Total lahan untuk pembangunan tersebut adalah 70 x 40 = 2800 m² dengan rincian Markas Besar Polsubsektor 352 m², Asrama Polisi 415 m², Mushola 25 m², dan Kantin 52,50 m².
Peletakan batu pertama ini disaksikan Bupati Bintan Roby Kurniawan, pimpinan PT GBKEK Santony, dan PJU Polda Kepri.
Yan Fitri mengucapkan rasa terima kasih kepada pimpinan PT GBKEK atas inisiasi pembangunan kawasan KEK sebagai bentuk pertumbuhan ekonomi.
“Saya berterima kasih atas inisiasi Santony selaku pimpinan PT GBKEK dalam membangun kawasan KEK untuk menumbuhkan perekonomian,” jelas Yan Fitri.
Jenderal bintang dua tersebut mengapresiasi keinginan PT GBKEK untuk membangun pos pengamanan objek vital terpadu di kawasan ekonomi khusus.
“Sektor keamanan adalah sektor penting dalam investasi. Jadi, sektor keamanan itu sektor utama dalam setiap kegiatan investasi. Tidak ada investasi di negeri kita jika tidak ada jaminan keamanan,” ujarnya.
KEK tersebut, kata Yan Fitri, merupakan cerminan perkembangan dari pertumbuhan industri, khususnya di Indonesia.
“Dulu kita kenal sebagai penghasil bauksit, tetapi sejak dikelola Santony, mulai dari sumber, hilirisasi, hingga industri ada di sini,” ungkapnya.
Nantinya Polsubsektor akan berasal dari Polres Bintan, sedangkan Pam Obvitnas dan Polairud dari Polda Kepri.
“Kita ini satuannya Polda Kepri, artinya di sini untuk kawasan Polres Bintan ada Polsubsektor, bagian objek vital dan Polairud dari Polda Kepri,” kata Yan Fitri.
Sementara itu, Santony menjelaskan bahwa dalam pembangunan tersebut terdapat mess, perkantoran, kantin, dan mushola yang ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 7-8 bulan.
“Kita usahakan dalam 7-8 bulan selesai pengerjaan,” ungkap Santony.
Yan Fitri berharap dengan adanya pembangunan Polsubsektor, ini akan menjadi cikal bakal Polsek bagi Kawasan Ekonomi Khusus.
“Di kawasan ini belum ada Polseknya, jadi dinamakan Polsubsektor, dan ini menjadi cikal bakal Polsek,” pungkas Yan Fitri.

